Iklan

Menurut Si Benedict....

Seorang cerpenis thailand pernah melukiskan sosok aktivis dengan kata-kata, di katakan bahwa aktivis itu adalah sosok yang sulit di pahami oleh ibunya sendiri, ia melawan kebiasaan lazim yang pernah hidup dalam keluarga dan lingkungannya, mereka tak mau jadi pekerja yang menghabiskan waktunya dalam rutinitas, lebih memilih jalan terjal daripada jalan mulus tanpa rintangan.

Dulu aku tak percaya dengan kata-katanya ini, tapi kini beberapa kalimat awal dari penilaian Benedictus Anderson cerpenis yang kuanggap sok tau itu terjadi padaku.

Ibuku sulit memahamiku, aku melawan kebiasaan yang ada di keluarga dan lingkunganku.
Entah lah...

Kilas Balik..









Dari Yang Jadul

Untuk Sebuah komitmen

Senja itu hadir membawa sebuah harapan, untuk bisa mendapatkan jawaban atas kebekuan ini. Perjalanan telah terlalui, namum ketika sampai di tanahmu, ternyata tak ada jawaban itu.

Tak ada pesan tulisan, tak ada pesan lisan. Kau seolah ingin pergi dengan begitu saja dari cerita hidupku.

Ah ternyata aku keliru menilai sebuah komitmen itu, kau sengaja menjauh dari semua ini karena sebuah asa yang telah tecabik dengan hebat. Sadarku sulit untuk mengembalikan semua, sementara kini kau dalam kesendirian ditemani sebuah luka dengan sebab kanker payudara.

Sekali lagi ini adalah pertimbangan dari sebuah komitmen, jangan ragukan komitmen ini. Meski semuanya akan berubah.

SOROTAN

Partai Ini Hemat Biaya Politik dengan Rapat via WhatsApp

Partai baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim sebagai partai politik anak muda. Mulai dari ideologi, sampai menjalankan m...